Pasar Seni dan Reporter Dadakan

suka suka

Boulevard

Minggu, 19 oktober 2010

Crowded! Cuma frase itu yang menggambarkan pasar seni yang mamerin benda-benda berseni di itb hari itu. Ahh, bagi orang awam tentang seni menyeni seperti saya, mungkin cuma ke-crowdeedan yang bisa saya gambarkan. Mungkin juga, ini menunjukkan antusiasme orang-orang untuk melihat pasar seni kali ya. Siang itu, emang saya sengaja pulang lewat kampus.

Yahhh…masa anak itb nya sendiri gak liat pasar seni.

Gak niat buat ngelilingin semua tempat…tapi pingin tau aja, gimana kondisi pasar seni yang dibuat dengan semangat juang 45 sama temen-2 seni rupa….:) OVERALL, ok. Dan saya suka bwaaanget KAPAL RAKSASA keren yang dipajang di boulevard. Kapal bajak laut!

Tapi yang saya sedihkan adalah cewek nungging yang dipajang di depan gerbang kampus, risih gak jelas gitu. Yahh, inilah orang awam tentang seni..hee. Bukannya merasa terhormat dan bangga gitu ya, saya malah merasa martabat dan harga diri saya remuk redam dan pecah berkeping keping. Hoohoho.

Sebelum ketemu kapal bajak laut itu, saya memasuki gerbang depan itb dengan desain dengan akar-akar berwarna putih raksasa terbuat dari…ahh..gak megang!

Melewati gerbang utama, ada 3 mojang raksasa (raksasa lagi) mejeng. Lalu ada stand-stand, gak terlalu tertarik. Tapi pas ngelewatin stand tv one, Aha!

Di stand tv-one bahkan ada tulisan:

Jadilah reporter dadakan tv one

Arrggh…agak lupa redaksi kalimatnya sih tapi intinya gitu. Kamu berkesempatan jadi reporter tv one untuk pasar seni.

Oh my..honestly, saya dulu emang kepikiran pingin jadi reporter atau wartawan atau pembaca berita gitu lho, keren soalnya. Heehe.

Meskipun kini malah terdampar di teknik kimia, sense untuk menjadi reporter itu masih ada. Pingin!!! kapan lagi coba? Sekali-kalilah jadi reporter, sekelas dadakan pun.

Ketika giliran itu tiba,  sumpah, deg deg an! Saya sampe bisa ngerasain gemeterannya saya megang mic tv one.

Help me God!! Kirimkan aku kekuatan dari surga! Aku mohon!!

Kamera pun menyorot ke arah saya dan memberikan gambar di layar tv besar. Cewek oke berkerudung paris coklat berjaket hitam ekslusif dipadukan capucon dan kerah jaket yang berbatik coklat indah pun menghiasi 1 layar tv itu. haaha.

Saat itu, saya sangat tidak berminat melihat muka orang-orang. who cares lah san! mau seaneh apa kek report lo, yang penting NYOBA lah..haaha,..its MY ON AIR!

Kameramen pun sigap, “ 3..2…1, yak”

“Selamat siang pemirsa, kembali bersama saya dengan andriyana santi…”

Inikan reporter bukan pembaca berita san! hahaha

“Pemirsa, saat ini, saya berada langsung di pasar seni di institut teknologi bandung,…anda bisa lihat….acara yang begitu ramai ini,,ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang begitu besar….”

Ngomong apa lagi dong?? saya belom berhenti gemeteran.

Tiba –tiba ada dua orang berpakaian serba plastik menghampiri saya.

you help me so much guys.

“Baik pemirsa, seperti yang anda liihat, disamping saya ada seseorang yg berpakaian plastik ya..” saya menyodorkan mic ke mas itu

“yup benar”

“Nah,,pesan apa yang ingin disampaikan dari kostum ini mas?

“ini nih…” mas itu memperlihatkan papan yg dibawanya yg intinya, gunakan plastik sedikit mungkin….

“Baik pemirsa, hemat plastik ya…”sambil tersenyum dan tetap mencoba merona (apanya!)

“Nah pemirsa, bagi anda yang berada dibandung dan sekitarnya jangan ragu untuk menghadiri acara pasar seni ini,,,,demikian laporan saya, kembali ke studo, terimakasih, sampai jumpa”

Ngapain pake sampai jumpa juga sih! who cares…

“kak, keren!!” tiba-tiba ada Ana dan pacarnya.

“Haaha, apanya?”

aku memang lemah dipujii…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s