CUMA KARENA UANG? MUNGKIN MEMANG BEGITU

suka suka

Salahkah jika si saya ini selalu berusaha memahami mereka yang menjual dirinya untuk uang? Untuk makan, untuk bersenang-senang, untuk kepuasan apapun. Seonggok kata prostitusi, yang jika si saya boleh menyingkirkan kata itu dari muka bumi maka ingin sekali si saya melakukannya. Tapi apalah arti sebuah kata, jika kerjanya masih saja hidup.

si saya ini baru mengenal kata saritem dan arti sebenarnya ketika kuliah di kota kembang. Kata yang tidak indah dan tidak ear-catching itu dan yang menurut si saya tidak menjual itu malah laris sampai telinga pejajan se nusantara bahkan mancanegara.

Haizz.

Thankslah untuk Tuhan Allah swt yang memberikan lorong hidup yang damai dan penuh kebaikan dan keberkahan untuk si saya. Si saya tidak pandai dalam berdoa, tapi jika boleh meminta ya Tuhan, izinkan pejajan  dan yang menjajakan sadar dan kembali menuju hidup yang sesuai titahMu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s