Aku Menginginkanmu

Antologi Sakit Jiwa

Angin merontakan kehidupan, sedikit sedikit atau banyak banyak.
Hujan menciptakan kehidupan, dalam basahnya tanah yang menentramkan sanubari.
Awan memberikan gradasi warna putih di langit, bergerombol atau jarang jarang, tebal tebal atau tipis tipis. Hidup.
Dan aku menginginkan kehidupan yang hidup.
Andai kehidupan adalah samudra yg berdasar, aku pasti akan rajin mengunjunginya menyelaminya memastikan ia tetap hidup, baik baik saja.
Kau angin.
Kau awan.
Kau juga hujan.
Kau juga samudra.
Dan aku menginginkanmu dalam satu bentukmu saja, Air.

Khristya Pramitha. Yang belakangan bertanggung jawab membuat sakit jiwa saya kambuh. Sehingga kata-kata terlahir dari rahim percakapan bodoh disebuah grup, Khristya melontarkan pernyataan: “Ajarin menyelami kehidupan dehh..blurp blurp…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s