RESOLUSI TAHUN, OH SEMOGA TAK SEKADAR WACANA MANIS

suka suka

Sampai awal tahun ini, Jakarta masih menyuguhkan atmosfir dingin kelabu yang romantis dan melenakan. Aku beberapa pagi dalam libur tahun baru dan akhir pekan ini selalu bermalas-malasan bersembunyi dibalik selimut, meringkel sambil hanyut dalam bayang-bayang masa depan. Aku bertekad, salah satu resolusiku tahun ini adalah: tetap terjaga melakukan sesuatu setelah solat subuh. Produktif! Yeah! Hahaaha…aamiin.

Tapi pagi itu di kosan Asri, rintik rintik hujan yang turun dengan malas memberikan energi kemalasan yang tak termaafkan, resolusiku menjadi sekadar wacana lagi (cari kambing hitam). Sehabis solat subuh pagi, Asri langsung membuka al Quran dan aku malah menuju kekasurnya terbaring sambil mengucapkan dalih-dalih pahala.

“Aah….Asri aku ingin mendengar suaramu mengaji. Semoga yang mendengarkan dan membacanya mendapat pahala yang sama” kataku menyinyirkan diriku sendiri.

Hahaaha….kami tertawa bersama.

Aku lanjutkan berkata, “Oportunis ya gue”.

Orang-orang yang maunya dapet pahala dari pahala orang lain. Asri tak menggubris kata-kata kicau kacauku pagi itu. Ia mulai melantukan kalimat pembuka, sebuah do’a agar terhindar dari tipu daya setan, makhluk yang memang sudah bertekat kokoh mengelabui umat manusia di hadapan Tuhan, kapan pun dan dimanapun. Tugas mereka 1: melemahkan iman, menghilangkannya dan benar-benar mengosonkan keindahan hakiki bertakwa kepada Tuhan dari dalam dada manusia.

Audzubillahiminsyaitonirrjaiim.

Ia kemudian melanjutkan dengan kalimat pujian kepada Tuhan karena memang begitulah tujuan manusia hidup di Bumi, memuji dan memuja Nya. Memuji dan memuja akan kebesaran hati yang mutlak. Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Aku mendengar Asri mengaji. Aku tidak tahu surat apa yang ia baca. Aku mendengarkannya dengan mata terpejam. Sesaat, aku membuka mataku dan kulihat kaos yang tergantung di balik pintu kamarnya.

“Writable t-shirt namanya” kata Asri semalam. Ia menjembrengkan kaos itu diatas lantai dan mengambil sesuatu yang ternyata kapur. Kaos itu berwarna abu-abu, berlengan pendek tipis dengan satu bagian depannya bermotif hitam kotak besar memenuhi bagian dada dibuat seolah seperti papan tulis hitam. Asri menuliskan sesuatu, ia menulis namaku dengan huruf kapital dan aku sudah bisa menebak apa yang ingin dia tulis dalam kotak kecil itu dengan huruf super besar yang memenuhi ruangan yang ada,

“SANTI JELEK” kata kami berdua. Hahaaha.

Seusai ia menuliskannya, aku mengambil kapur dari tangannya, “aku juga mau nulis”. Aku menambahkan satu frase miso-miso.

“asri sialan!” kataku sambil menuliskannya.  Kami terkekeh.

“Aku dapet kaos ini dari temen. Katanya lagi popular di yurop” ungkap asri yang aku tahu memang bukan maksudnya untuk sombong, semacam tukar informasi saja.

“uiiiii” aku tertegun.

Aku memejamkan mataku dan masih kudengar asri membacakan ayat-ayat suci yang membuatku makin merasa suaranya bagai pengantar tidur pagi yang indah diiringi rintikan rintikan gerimis yang suaranya menyahdukan pagi kami. Tapi hidungku masih bisa mencium bau ikan yang asri buatkan untuk makan malam kami semalam, sup gurame super lezat dengan tumis pokcoy tofu. Aku ingatppokcoynya loh sri. Hiiihi. Aku selalu hanya menyebutkan tumis tofu. Ah, aku masih bisa mengingat kelezatannya.

“calon istri idaman sri ni,,,,mutlak” kataku semalam memuji sambil menyantap gurame dengan kuahnya yang begitu segar.

Tak ingin dipuji asri mengelak dengan khasnya menyinyirkan dirinya sendiri juga “calon pembantu idaman iye “ kami tak berhenti tertawa.

Aku makin mengantuk sampai suara asri mengaji hilang dalam redup. Pagi ini nampaknya resolusiku masih menjadi sekadar wacana manis semata. Oh Tuhan, izinkan aku sesok pagi produktif, please ~  (don’t try this at home. Semangat tahun baru lads! Lakukan resolusi kamuh yah! Jangan kaya aku…aiya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s