Memulai Perjalanan Baru – Illinois

Menuju Ameriki

Time to fly nearly comes! Aku masih dihinggapi rasa syukur yang berlebihan karena Alloh kasih kesempatan untuk bisa mengunjungi salah satu negara digdaya di muka bumi, All hail Amerika Serikat. *keren banget gasik. muji diri sendiri. 

photo_2016-07-21_01-54-48

(Peta Dunia Di Kamar Ogut)

Kenapa Pilih Studi ke US sik?

Haruskah kisah ini kuberi nama? (Ayu Utami ala ala –> Penulis fiksi sastra terkenal Larung ama Saman yang dapet katulistiwa award taun 2000an awal).

Dasarnya aku emang uda kepikir buat ambil studi es dua (alay) ke luar negeri dari sejak kuliah s1 gitu. Nah gatau nih dari mana cikal bakal keinginan ini muncul. Tapi yang pasti lingkungan dari kampus sih. Itu dugaan terbesarku. Tapi detailnya gimana aku juga nggak tau, tiba-tiba aja gitu perasaan itu muncul, seperti cinta kali ya. *gesekan biola 

Pertama kali dulu malah pinginnya ke Jepang. Guess why? yep, mainstream banget, dulu kecekok dorama dorama jepang. Suka sama yang ke jepang-jepangan, jadilah pingin masuk todai, tokyo daigaku, atau yang nama bekennya tokyo university. Bahkan aku ampe fotosop in foto aku jongkok manis (?) di depan gerbang merah fenomenal todai dan aku pasang di yearly note (gamau banget bilang diari) aku taun…2009 (tuju tahun lalu ternyata, uhuhuu, 7 tau lagi cinta ama rangga uda ketemuan).

 

photo_2016-07-25_00-51-28

(Jongkok ganteng (gak konsisten, manis apa ganteng sik san) di depan gerbang akamon (gerbang akamon ternyata namanya). Ini adalah cover diary bulan febuari aku taun 2009.)

Fyi sedikit, jadi aku emang hobi bikin buku diari taunan sendiri gitu, terus tiap bulannya dipisahin sama art paper tebel yang aku print ada foto akunya. Ahaha. Dreams jadi cover majalah nggak kesampeyan gini deh.

Nah setelah jepang, ada sempet ada keinginan ke Belanda, Wageningen University, karena terkenal food technologynya, maklum ane anak teknik kimia minor pangan. Ini epik, ampe aku tulis di peta gede yang aku punya, “2013” aku kasih panah ke negara Belanda. Aku berharap bisa lanjut kuliah s2 2013 disana. Eng ing eng, 2013 aku malah di DECI ratnasari (kerja di perusahaan oil and gas, pangan banget gasik (?)) yang ada di Jakarta.

 

photo_2016-07-25_00-52-12

(Sampe sekarang tulisannya masih next stop 2013, -_- )

 

Kemudian sempet pingin ke Thailand juga karena terdoktrin dosen pengembangan produk pangan di tekim. Katanya, “kalau anda ingin lanjut master pangan, sebaiknya jangan kuliah di western countries. karena prodak yang mereka kembangkan adalah prodak dengan bahan dasar yang mereka miliki, katakan gandum. Jadilah kita malah mengembangkan mie instan yang mainstreammnya dari gandum. Coba kuliah ke negara yang SDA nya mirip dengan indonesia tapi lebih maju, Thailand misalnya. Pengembangan produk pangan Thailand sangat terdepan dan menduduki perdagangan internasional yang mumpuni, bahkan masuk dengan mudah ke negara kita. Tapi memang enak sih ya produk mereka. Itu yang harus kita pelajari.” Redaksi detilnya agak lupa sik (udah 5 taun lalu gituuh, wajar kan gue lupa, ahaha) tapi intinya begitu.

Kisah aku dengan Thailand masih cukup menarik. Selesai seminar penelitian s1, aku ikutan seminar internasional di Thailand yang salah satu pembicaranya adalah researcher yang tulisannya banyak aku baca dan kugunakan sebagai referensi menyelesaikan TA ku waktu itu. Namanya AS Mujumdar, warga singapura keturunan India. Waktu temen-temen Thailand aku ceritain klo aku tertarik buat lanjut studi master s2 disana, mereka siyok, “Serius san mau lanjut disini? kita kan mirip mirip negaranya?” tanya mereka tentu dengan bahasa inggris, bukan dengan bahasa thai yang memporoskan tone dari leher, ngerasa gitu gasik? wkk. Aku pun menjawab cuma berhahaha haha dan sedikit menjelaskan kekagumanku dengan kemajuan produk pangan thailand. (Btw aku ga dapet foto ama profesornya, poor me. hix)

Dengan konsep yang sama, aku kemudian kepikir buat kuliah di India. selain mereka juga lebih maju, mereka menawarkan daya tarik budaya yang ingin aku ketahui lebih dalam. Yagasik, kita kan belajar nggak cuma buat gelar, tapijuga belajar makna hidup dan memperkaya hasanah kultural internasional. ahaha. dalih. Intinya aku penggemar felm india. Aku kebayang kalo belajar disana bisa ikutan pesta yang mainan warna warni lempar lemparan bubuk kuning merah hijau dll, pesta diwali gasik namanya itu. Dan pingin banget pake sari atau baju India di India. Penting abis.

Harapan kuliah itu nggak sirna. Aku selepas s1 memang ingin bekerja dulu baru kuliah lagi. Barulah aku mencari cari info beasiswa. Cerita awalnya kenapa akhirnya US, aku juga nggak inget. Episode ini sama dengan episode seperti tiba-tiba. Tapi aku sudah persiapkan dari akhir 2014. Novemberan. Yang aku inget, aku ada di titik dimana aku sadar bahwa education system US adalah education system terbaik di dunia. Cekidot berapa jumlah top schools dari US yang menempati peringkat peringkat terbaik. Ini kalo dari peringkat ya. Belum lagi, hampir kebanyakan buku-buku texbuk yang gue pake di kuliah, pasti semuanya keluaran penerbit US School, sesemua itu. Gue ganemu texbuk dari bukan US. Alumni-alumni US yang menokoh di Indonesia dan ada di pemerintahan, orangnya keren-keren dan bener dan bikin banyak gebrakan, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Ignatius Jonan, Sri Mulyani, Bambang Brojonegoro, Budiyono, Nadiem, dll. Dan aku juga pingin belajar critical thinking dan anliticalnya orang amerika, betapa spoken up nya mereka, dan terbuka untuk berdiskusi dan selalu cari cara yang efisien. Aku masih cups banget analitikal, critical dan fast responsenya. Masih merasa butuh di poles dan diasah. Itu yang aku harapkan. Ahahaa. *Bahasan bagian kenapa US nya malah cuma satu paragraf, wkk.

Illinois or where?

photo_2016-07-25_00-51-54uiuc-quad

(Atas: cover bulan januari 2009 diari aku (tetep), ga nulis dulu itu gambarnya nyomot darimana. (belom belajar sitasai dan hak cipta dg mendarah daging). Terus gatau juga itu kampus apa. wkkk. Bawah: mainsquad UIUC. hix. terharu. (sumber, http://beautyandthefeastblog.com/2010/12/13/the-top-15-foods-and-things-i-miss-about-eating-at-u-of-i-in-urbana-champaign/))

 

Waktu daftar LPDP, kampus tujuan aku adalah NYU. Kayanya disuruh belajar dan bertahan hidup di desa dulu sama Alloh, wkk. Nyenengin diri sendiri. Padahal nggak keterima di NYU. Selidik selidik sik, dugaanku karena background aku nggak terlalu strong untuk lanjut ke construction manajemen yang basicnya teknik sipil. Ini penting banget untuk bisa masuk kampus di US. They tend to find the right person who meet their program or even they might suggest you the right program that meet your background. Dan signifikannya mereka bisa liat siapa aplikan dari essay yang kita submit. Untuk kasus aku, alhamdulillah keterima di Manajemen teknik di UIUC untuk manajemen industri pangan. Kalau aku compare lagi emang program UIUC ini most fit banget ke aku dibanding yang NYU. Thankss banyak ke Alloh. Ini aku malah nggak menceritakan kenapa ke Illinois ya. Haruskan alasan ini kuberi nama? Wkkk.

All  in all, doakan aku ya guys, semoga kuliahnya lancar, berkah, bisa survive, menyerap semua ilmu dengan baik, memaksimalkan semua fasilitas, dan menjadi hamba Alloh yang makin soleh, dan menyebarkan banyak manfaat. Bahagia dunia aheerat. Aamin.

Sebagai closing aku tampilkan cover diari ku 2009 lagi yang bulan desember, nggak ada akunya sik. Hix.

photo_2016-07-25_00-51-47

(Kalimat ini aku terinspirasi dari komik nodame cantabile, si pianist ulung bersama sang konduktor yang mengejar mimpi mereka untuk bisa tampil di pusat klasikal musik dunia, vienna. Kalimat pertamanya dari komik tsb, selanjutnya ala ala.)

Aku tulis lagi deh ni versi blockquote :

Orang yang cita-citanya setinggi langit nggak pernah setengah-setengah, cih, lagi pula aku ini orang yang buruk dalam hal menyerah.

Ala ala banget gasik. Ahaha.

Kata-kata favorit lain dari temen gue bernama Pradit, “Don’t sell your self short”

Aim higher!

3 thoughts on “Memulai Perjalanan Baru – Illinois

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s